Sabtu, 01 Mei 2021

TOKIO MARINE LIFE INSURANCE INDONESIA MENGAJAK MASYARAKAT MEMILIH ASURANSI YANG BIJAK TEPAT DAN AMAN

 

Kira-kira 5 tahun yang lalu , saat saya masih bekerja di sebuah perusahaan tentu ga terlalu rumit saya tentang mengatur keuangan. Yah karena kami (saya dan suami)  bekerja. Dengan kondisi 2 orang suami istri berpenghasilan ,Alhamdulillah saya dan suami masih bisa mengelolah keuangan keluarga kami. Tapi keadaan itu berbanding terbalik dengan teman sekantor saya. Dia yang stausnya menikah dan belum memiliki anak, mengeluh batapa borosnya beliau. Uang atau gaji yang dihasilkannya hanya untuk kebutuhan dirinya sendiri, sedangakan pendapatan suaminya untuk kebutuhan rumah tangganya. “Da ,gila yac gw bulan ini gaji habis aja padahal belum tanggal tua,” keluh nya sambil melihat beberapa struk belanja onlinenya. “emang lo buat apa ajah sih? Tanyaku penasaran. Buat banyak macamnya lah, nonton, shopping, jalan-jalan, “ jawabnya dengan nada ringan . Dan saya pun hanya berkomentar “ooooo….”



Event Webinar

Dari ceritaku diatas , bahwa masih banyak orang-oarang yang masih belum bisa mengelolah keuangannya. “Edukasi yang kurang tentang mengeola keuangan itu yang membuat orang tersia-sia pendapatnya”, papar bapak Tri Djoko Santoso Ketua Financial Planning Standards Boad Indonesia dalam acara webiar  “Bijak Memilih Asuransi yang Tepat dan Aman”



Tri Djoko Santoso

Dari hasil survei Nasional Literasi keuangan yang di lakukan otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2019 menunjukan bahwa tingkat literasi keuangan di Indonesia khususnya di seckor asuransi jiwa masih rendah. Persisnya , indeks literasi asuransi hanya 19,4  %  lebih rendah dari literasi perbankan yang mencapai 36,12 %.

Tak hanya itu, penetrasi dan densitas asuransi  jiwa di seluruh Indonesia juga masih sangat rendah. Data OJK menunjukan samapai juli 2020 , penetrasi asuransi jiwa terhadap produk Domestik bruto (PDB) di Indonesia baru 1,1%. Artinya jumlah penduduk Indonesia yang memeiliki polis asuransi jiwa baru 17,4 juta orang atau 16 orang per satu polis. sedangkan densitas atau pengeluaran per penduduk di Indonesia selama setah ini untuk asuransi sebesar Rp 554.970


Muhammad Irsan

 Di tengah pandemi covid 19 ini terjadi penetrasi penurunana pemegang asuransi jiwa di Indonesia, di tambah lagi dengan berita yang ada di media sosial tentang asuransi yang beberapa bulan ini menggemparkan sehingga menurunkan kepercayaan masyarakat dari asuransi., oleh karena itu perlunya kerjasam semua pihak di industri ini untuk terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyrakat tentang pentingnya memahami fungsi asuransi jiwa sebagai sarana perlindungan dan perencanaan keunagan keluarga masa depan, papar bapak Muhammad Irsan .

 Bapak Tri Djoko Santoso mengungkapkan “ fungsi utama dari polis asuransi jiwa adalah memproteksi keuangan menyeluruh, yang artinya melindungi keuangan keluarga karena hilang atau berkurangnya penghasilan (income protection) dan kekayaan (wealth protection) seseorang pencari nafkah atau pemilik kekayaan, karena sebab kecelakaan, sakit atau cacat”.

 “Dalam perencanaan keuangan , polis asuransi jiwa memiliki peran sangat penting bagi keluarga dari sejak seorang mulai bekerja , menikah, memiliki anak,keluarga sampai meninggal ( yang meninggalkan warisan)”. Ungkap bapak Tri Djoko Santoso

Adrian Maulana

         

 “Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dengan diri kita esok hari, bulan depan , tahun depan atau 10 tahun kedepan. Dan di saat benar-benar terjadi sesuatu dengan kita seperti kecelakaan , saat di masa tua / pensiun sudah tidaka ada income/ gaji , disinilah peran penting sebuah asuransi jiwa atau investasi masa depan “ ujar Adrian Maulana Senior Vice President Schroders Indonesia.

 

Beberapa indikator yang Dapat Menjadi Panduan Calon Nasabah dalam Memilih Produk dan Perusahaan Asuransi

 Pertama pilih perusahan asuransi yang memlliki proses pemantauan kepatuhan terhadap peraturan yang ketat. Memiliki tata kelola perusahaan yang baik dan terdaftar serta diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) . Perusahaan asurasi  yang terpercaya yaitu mereka mampu memberikaninformasi yang trasparan dan mudah diakses.

Ke dua, pastikan tenaga pemasar terdaftar dan memiliki sertifikasi keagenan dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI).    

Ke tiga , pastikan nasabah telah mendapatkan penjelsan dengan lengkap dari tenaga pemasar dan naabah telah memahami produk asuransi jiwa yang akan di beli.

Ke empat, manfaatkan waktu untuk mempelajari polis asuransi jiwa dengan baik pada masa mempelajari polis asuransi (fee look period).

 Selanjutnya dalam memiih investasi  calon investaor atau pemegang polis harus lebih dahulu mengenal produk investasi dan profit resiko dari  nasabah. Karena tingkat resiko dari setiap jenis instrument investasi  itu berbeda-beda, disesuaikan dengan profil resiko nasabah . Dan peran perusahaan asuransi  disini juga perlu memberikan edukasi dan informasi kepada calon investor atau pemegang polis, yess karena mereka memiliki hak untuk mendapakan jenis asuransi apa yang meraka butuhkan atau meraka iniginkan sesuai dengan profit resikonya.    

 

Tokio Marine Life Insurance Indonesia

Tokio Marine Life Insurance berdiri sejak tahun 1879 sebagai kelompok perusahaan asuransi umum tertua di jepang. Pada tahun 2012 , Tokio Marine Group hadir di Iandonesia sebagai hasil kombinasi keahlian group dan kebutuhan akan produk serta layanan asuranasi jiwa melalui PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia yang menyediakan beragam produk asuransi jiwa.

Tokio Marine Life Insurance Indonesia merupakan perusahaan asuransi jiwa yang terdaftar di OJK, berkomitment kuat menbangun industri asuransi yang terpercaya dan terus beradaptasi dengan masa pandemi ini. Oleh karena itu Tokio Marine Life Insurance Indonesia terus berinovasi melakukan pengembangan sebuah apliksai Acivity Management System (AMS) untuk penjualan Non Face to Face (NF2F) . Tujuan dari AMS NF2F ini adalah untuk menjadikan para tenaga pemasar sebagai kepanjangan tangan Tokio Marine Life Insurance Indonesia dalam membantu masyarakat Indonesia untuk memenuhi kebutuhan asuransinya tanpa resiko tertularnya virus Covid 19.

 Aplikasi AMS NF2F ini juga mendukung para tenaga pemasar Tokio Marine Life Insurance Indonesia dalam mencapai targetnya . Harapanya melalui AMS NF2F ini para tenaga pemasar tetap semangat untuk mencapai target dan calon nasabah pun merasa lebih aman dan nyaman berinteraksi dengan agennya walau dimasa pandemic” papar bapak Muhammad Irsan , Head of Agency Training dan Manpower Development Tokio Marine Life Insurance Indonesia.

Semoga ulasan saya ini bermanfaat untuk teman-teman dalam memilih asuransi atau investasi dengan tepat dan aman yah…

  

7 komentar:

  1. beneer nih, mesti bijak dan belajar mengatur dan mengelola keuangan rumah tangga 🙂

    BalasHapus
  2. Gak bisa dipungkiri emang perlu yaa

    BalasHapus
  3. Aduh aku nih yang ngawur banget ngatur keuangan, mesti melek investasi yaa

    BalasHapus
  4. Iyes penting banget ini..terimakasih sharingnya

    BalasHapus
  5. Jaman sekarang harus bener2 sedia payung sebelum hujan..gak bisa ngandelin gaji doank..harus punya investasi dan lainnya

    BalasHapus
  6. Terimakasih ilmunya kaa, bismillah bermanfaat

    BalasHapus
  7. Memang butuh banget perencanaan keuangan yg matang

    BalasHapus